• Tak Berkategori

WHO: 350 Juta Orang Di Dunia Mengalami Depresi

Written by on Oktober 11, 2016

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 350 juta orang di dunia saat ini mengalami depresi. Sebagian besar penderita salah satu gangguan kesehatan jiwa itu adalah perempuan. Hal tersebut merupakan salah satu catatan kritis WHO dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day 2016) yang jatuh pada 10 Oktober 2016. 

Secara umum, depresi digambarkan sebagai kondisi penuh kesedihan, kehilangan daya tarik terhadap minat dan hal yang menyenangkan, rasa bersalah atau rendah diri yang berlebihan, gangguan tidur dan nafsu makan, mudah sekali letih, dan gangguan parah terhadap konsentrasi. Penderita depresi juga memiliki banyak keluhan terhadap penampilan fisik dan cenderung berdampak lama terhadap kehidupan sehari-hari si penderita. Dampak yang paling buruk adalah depresi mampu mendorong si penderita untuk melakukan aksi bunuh diri!

Berdasarkan press release WHO, sejumlah program pencegahan telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan untuk mengurangi dampak depresi, baik untuk usia anak-anak (pada kasus pelecehan seksual) maupun dewasa (pada kasus pasca bencana dan konflik). Sejumlah penanganan dicatat sebagai cara efektif untuk mengurangi depresi, seperti terapi bicara, terapi perilaku kognisi dan psikoterapi yang efektif untuk penderita depresi yang ringan hingga menengah. Sementara untuk penderita depresi menengah hingga parah, terapi obat antidepresan dinilai efektif dipakai. Namun WHO mengingatkan bahwa terapi obat antidepresan sangat tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak yang depresi atau penderita depresi akibat kekerasan fisik/seksual.

Terakhir, untuk kasus depresi, WHO mendorong manajemen depresi yang holistik, mencakup aspek psikososial, identifikasi faktor stres (seperti masalah keuangan, kesulitan dalam kerja atau kekerasan mental/fisik), dan sumber dukungan atau kelompok pendukung (keluarga maupun peer-group/teman). Satu hal yang penting dalam penanganan kasus depresi, menurut WHO, adalah pengelolaan jejaring dan aktivitas sosial si penderita depresi. Penderita depresi wajib didekatkan kembali kepada lingkungan sesamanya, jangan malah dijauhkan…


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

%d blogger menyukai ini: