One Voice Purwokerto Juara PICF 2017

Written by on September 11, 2017

Pada malam Grand Prix Performance PENABUR Internasional Choir Festival (PICF) 2017, tim Paduan Suara “One Voice” asal Kabupaten Purwokerto berhasil keluar sebagai tim terbaik mengalahkan 7 tim terbaik lainnya. Babak Grand Prix diikuti 8 tim terbaik dari 8 kategori yang dipertandingan di ajang PICF 2017 yang digelar sejak Selasa hingga Sabtu (5-9 September 2017). PICF 2017 diselenggarakan di PENABUR International Kelapa Gading, GKI Kayu Putih, dan Kompleks PENABUR Harapan Indah.

Ada 8 kategori dalam PICF 2017 yakni, kategori Kindergarten, Primary School, Junior High School dan Senior High School untuk kelompok sekolah dan kategori Mixed Youth Choir, Folklore, Gospel and Spiritual dan Musica Sacra untuk kelompok umum. PICF 2017 adalah kompetisi paduan suara internasional yang digelar oleh BPK PENABUR bekerjasama dengan Bandung Choral Society (BCS) yang telah memiliki reputasi internasional penyelenggaraan festival paduan suara kelas dunia, yang mempertemukan 122 tim paduan suara dengan 4.923 personil dari 3 negara: Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Atas prestasinya, One Voice dihadiahi uang pembinaan sebesar 30 juta Rupiah, alat musik keyboard dari sponsor dan sertifikat dari BPK PENABUR. Hadiah yang diraih One Voice di ajang PICF 2017 belum termasuk hadiah yang mereka peroleh saat keluar sebagai tim terbaik di kategori Folklore untuk kelompok umum.

One Voice menampilkan lagu pertama Melpayanan yang diaransemen oleh Ken Steven. Disusul dengan lagu Jaranan hasil aransemen V. Simangunsong. Mereka mampu menyanyikan kedua lagu tersebut dengan harmonis dan padu. Saat menyanyikan lagu Jaranan, seribuan penonton dibuat terpukau oleh mereka. Lagu tersebut dinyanyikan dengan memadukan tarian, iringan musik dan monolog teatrikal.

Tidak menyangka juga. Memang memadukan lagu, tarian, dan monolog itu sangat sulit. Kita berlatih selama 7 bulan dari pagi hingga sore bahkan malam,” ungkap pelatih dan juga konduktor One Voice, John Rensius Kembaren di atas panggung usai penyerahan hadiah dan closing ceremony PICF 2017, Sabtu (09/09/2017) malam.

Ungkapan bahagia juga diungkapkan Agnes (25 thn), personil One Voice yang mengaku telah mengikuti berbagai ajang festival choir internasional dengan One Voice. Ia merasa bahagia dan usaha kerasnya tidak sia-sia dengan berhasil meraih prestasi tertinggi di PICF 2017

Senang banget bisa menjadi yang terbaik di PICF penabur ini. Kami dari berbagai pelajar dari tingkat SMP, SMA dan mahasiswa di Purwokerto. Ada juga yang dari Porbolinggo bergabung dengan tim ini,” kata dara cantik lulusan Universitas Jenderal Soedirman, Puwokerto ini.

Turut hadir dalam malam Grand Prix performance dan closing cermony PICF 2017, Wali Kota Jakarta Utara, Murad Husein, Sekretaris Jenderal PBNU Gus Imin, Camat Kelapa Gading dan Lurah Kelapa Gading Barat, Direktur Yayasan PENABUR Robert Rubianto dan aparatur pemerintah lainnya. Ditandai dengan pemukulan gong, event PICF 2017 akhirnya resmi ditutup oleh Wali Kota Jakarta Utara, Murad Husein.

Dalam kesempatannya, Murad mengatakan event PICF 2017 ini termasuk event luar biasa yang tak banyak dilakukan lembaga lain. “Dari event ini kita bisa lihat betapa besar potensi generasi muda kita. Kita lihat penampilan mereka, tak akan kalah di dunia internasional,” ujarnya.

Indonesia, kata dia, sangat kaya seni dan budaya. Diharapkan, ini bisa memotivasi generasi muda untuk mencintai budaya dan seni kita. “Yang keluar sebagai juara tadi, penampilannya betapa mengkombinasi Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, sungguh memukau,” tuturtnya.

Penghargaan lain adalah Special Jury Award untuk Voice of Angels dari TKK PENABUR Gading Serpong. Kemudian Konduktor Terbaik untuk paduan suara anak-anak disabet oleh Fidella Graine yang memimpin Capriccioso Children Choir dari Tangerang.

Penghargaan Promising Young Conductor diberikan kepada Rouli Lusianna Daulay dari National Institute of Technologi Jinggaswara Student Choir. Sedangkan Peserta Terbaik jatuh kepada Kayla Sylfilia dari Melody Spektra Choir SMPK PENABUR Kota Wisata. Adapun penghargaan Best Programme diberikan kepada Smansa Choir dari Balikpapan.

Inilah para pemenang PICF 2017 menurut kategorinya masing-masing. Mereka mendapatkan hadiah sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,00:

  1. Kategori Kindergarten Choir: Voice of Angels dari TKK Penabur Gading Serpong. Kelompok yang dikonduktori oleh Francisca Juniati ini juga mendapat penghargaan Spesial Jury Award.
  2. Kategori Primary School Choir:  Arpeggio Children Choir SDK PENABUR Internasional Kelapa Gading, dengan konduktor Diah Novani Sukmawan.
  3. Kategori Junior High School Choir: Melody Spektra Choir SMPK PENABUR Kota Wisata dengan konduktor Panca Yonathan Simangunsong.
  4. Kategori Senior High School Choir: Smansa Choir dari Balikpapan dengan koduktor Joses Felix Sendow.
  5. Kategori Mixed Youth Choir: Telkom University Choir dari Bandung dengan konduktor Aldo Randy Ginting.
  6. Kategori Gospel & Spiritual Choir: Paduan Suara Mahasiswa Immanuel Universitas Methodist Indonesia Medan, Sumatera Utara, dengan konduktor Romulus Hutapea.
  7. Kategori Folklore Choir: One Voice dari Purwokerto, Jawa Tengah, dengan konduktor John Rensius Kembaren.
  8. Kategori Musica Sacra Choir: Double Rubber Chamber Singers dari Jakarta, dengan konduktor Fransisco Adrian.

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST