Tiga Cara Pertolongan Pertama Saat Terjadi Serangan Jantung

Written by on September 29, 2017

Sahabat, sudah banyak berita yang mengabarkan seseorang terkena serangan jantung. Akhir dari kabar tersebut kalau buka seseorang yang selamat dan menjalani perawatan, pastinya adalah kematian. Sebenarnya siapapun yang terkena serangan jantung dapat kita tolong, asalkan tahu caranya.

Umumnya, tanda serangan jantung adalah nyeri di dada di tengah dan di kiri. Rasa nyeri itu seperti ditindih atau ditekan dengan beban berat yang terasa terus menerus. Rasa nyeri dapat menjalar ke bahu, rahang, punggung, lengan maupun ulu hati, sampai seseorang tidak bisa beraktivitas.

Seperti dirilis healthliputan6.com dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Antonia Anna Lukito memberi beberapa cara sederhana untuk membantu menyelamatkan nyawa mereka yang terkena serangan yang dapat mematikan ini.

1. Ditenangkan
Cara pertama adalah menenangkan orang yang terkena serangan itu. Rasa panik dan gelisah si penderita ternyata hanya akan membuat serangan semakin parah. “Pasien tersebut ditidurkan atau ditenangkan. Makin dia panik, makin gelisah, maka kebutuhan oksigennya makin tinggi, serangan jantung makin luas,” kata Anna, Jumat (29/9/2017).

2. Berikan aspirin
Setiap mereka yang pernah merasakan atau pernah kena serangan jantung, seharusnya selalu membawa obat aspirin kemana-mana, hal ini sebagai salah satu pertolongan pertama saat terjadi serangan jantung. “Kalau ada aspirin, aspirin apapun, kunyah. Aspirin merupakan pengencer darah, sedangkan serangan jantung itu akibat pembekuan darah. Jadi, yang dilakukan ini adalah mengencerkan pembekuan, plak urusan kedua,” tegasnya.

3. Secepatnya bawa ke rumah sakit terdekat
Terakhir, jika sudah melakukan langkah satu dan dua, secepatnya bawa orang dengan gejala serangan jantung tersebut ke rumah sakit terdekat yang memiliki UGD untuk mendapatkan pertolongan pertama. Untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas katerisasi. “Secepatnya ke rumah sakit, harus ditolong. Jika semakin lama perusakannya meningkat, bisa menyebar,” katanya.

Sementara itu untuk mereka yang tinggal di daerah pelosok yang tidak bisa melakukan pemasangan stent (sering disebut ring oleh masyarakat awam), jangan dipaksakan. Bila tetap dilakukan perjalanan ke rumah sakit besar, malah ada kemungkinan dia meninggal.
“Orang serangan jantung itu (oleh rumah sakit lokal) bisa diberikan obat namanya trombolitik, itu menghancurkan gumpalan darah. Itu dulu, meskipun tidak sempurna. Setelah itu dibawa ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap yang memiliki katerisasi,” pesannya.

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

%d blogger menyukai ini: