Penyandang Tuna Netra Jajal Bisnis Online

Written by on Januari 23, 2018

Menyandang tuna netra bukan berarti ketinggalan dan gagap teknologi. Kemajuan yang dihadirkan para penemu di bidang teknologi kini justru semakin memudahkan para penyandang tuna netra, meski harus terus beradaptasi setiap ada pembaharuan. 

Salah satu kemudahan yang kini semakin dirasakan penyandang tuna netra adalah menjalankan bisnis. Mereka juga ikut terjun ke dalam bisnis online yang fenomenal saat ini.

Kartunet atau Karya Tuna Netra, komunitas yang sudah berdiri sejak 12 tahun lalu mencoba mewadahi apabila ada penyandang tuna netra yang ingin berbisnis. “Kami bikin website. Selain menjadi ajang untuk menunjukkan bahwa penyandang tuna netra bisa berkarya, juga bisa menampung karya teman-teman difabel,” jelas pendiri Kartunet, Ikhwan Toriqo.

Guna semakin mematangkan kemampuan berselancar di dunia digital, terutama sektor e-commerce, Kartunet menghimpun sekitar 150 orang penyandang tuna netra mengikuti program yang disebut dengan “I’m Brave” atau Internet Marketing: Because Everyone is Able and Creative.

Toriqo menjelaskan program ini merupakan kursus bagi para penyandang tuna netra yang akan membagikan bagaimana cara pemasaran secara online. “Kalau untuk tahap awal program, anggotanya dibatasi 150 orang dan sudah bisa akses komputer bicara serta menggunakan internet,” jelas Toriqo.

Toriqo menambahkan komunitas Kartunet serius menggarap program “I’m Brave” ini mengingat sebagian penyandang tuna netra sudah merasakan dampak positif dari kemajuan teknologi.

“Penyandang disabilitas, kan, bisa dibilang dipandang tak bisa apa-apa di masyarakat. Juga kesulitan mengakses pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain. Tetapi, dengan teknologi ini kami kini banyak terbantu. Dengan aktivitas di internet, ada penghasilan. Tinggal duduk di rumah dan dapat penghasilan,” kata Toriqo. (Rik)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: