Wabah Flu H3N2, Membuat Pemerintah Hongkong Liburkan Sekolah

Written by on Februari 19, 2018

Pemerintah Hong Kong saat ini memutuskan untuk meliburkan sekolah-sekolah secara serentak dan sampai batas waktu yang belum ditentukan, dikarenakan musim flu yang dinilai cukup parah dan untuk mencegah penularannya lebih meluas.

Agaknya salahsatu keputusan ini juga terkait dengan peristiwa meninggalnya120 pasien yang meninggal karena flu H3N2, dimana dua di antaranya merupakan anak-anak, sementara sisanya adalah remaja dan lansia.

“Sekolah diliburkan lebih awal dari rencana untuk menyambut tahun baru China. Pada periode libur ini, sekolah-sekolah diminta untuk melakukan upaya ekstra agar lingkungan sekolah bebas dari ancaman flu,” begitu pernyataan dari dinas pendidikan Hong Kong, dikutip dari Reuters.

Pemerintah dan juga otoritas kesehatan Hong Kong menyebut wabah flu H3N2 tahun ini memiliki kemungkinan untuk menjadi lebih parah daripada wabah flu babi pada tahun 20090. Pada saat itu, sekolah juga turut diliburkan untuk mengurangi penularan.

“Anak-anak menjadi kelompok risiko terbesar karena selain daya tahan tubuh yang belum sempurna, mereka juga sering berkelompok, yang menyebabkan virus flu mudah menular,” tambahnya lagi.

Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengamini pernyataan tersebut. Menurut WHO, jika tak ditanggulangi dengan baik, wabah flu H3N2 yang menyerang saat ini bisa berakibat lebih buruk daripada wabah flu babi pada tahun 2009.

Sampai sejauh ini, virus Flu H3N2 sudah menelan korban di Amerika Serikat dan Australia. Negara-negara Eropa lain seperti Prancis, Jerman dan Inggris pun melaporkan adanya korban meninggal akibat strain influenza ini. Selain itu negara Asia seperti Korea Selatan, China dan Singapura juga melaporkan adanya kasus flu H3N2, meskipun kasusnya belum separah di Amerika Serikat dan Australia.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: