GMDM: Narkoba itu Licik, Membingungkan, dan Sangat Kuat

Written by on Maret 27, 2018

Narkoba merupakan salah satu perusak kehidupan dan masa depan. Meskipun begitu, masih banyak orang yang berusaha untuk lari dari masalah dengan mengonsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya. Padahal, kita semua tahu bahwa akibat dari penggunaan narkoba sangat berbahaya dan dapat berujung pada maut. Bagi kita yang tidak terlibat narkoba, jangan anggap bahwa saat ini kita aman-aman saja! Semua orang dapat terjerumus untuk mengonsumsi narkoba, hanya bagaimana kemampuan kita untuk membentengi diri dari tawaran-tawaran tersebut.

Peluang di luar sana sangat besar bagi siapa saja untuk bisa terjerumus ke ranah narkoba, mungkin tidak menjadi pemakai namun bisa saja sekedar menjadi pengedar. Inilah mengapa narkoba itu licik, ia dapat memanipulasi semua orang, siapa saja, tak pandang usia dan status sosial, di mana saja dan kapan saja. Orang yang sudah terikat dengan narkoba akan melakukan segala cara untuk bisa mendapatkannya, baik pemakai maupun pengedar akan menjadi sangat lihai dan licik untuk bisa menyembunyikan bisnis narkoba ini. Seberapa kuat pun pertahanan kita, kalau lingkungan kita membawa pengaruh buruk maka ini masih memungkinkan untuk kita untuk terjerumus.

Selain licik, salah satu anggota Gerakan Mencegah Dan Mengobati (GMDM) bernama Nathan menjelaskan bahwa narkoba itu juga membingungkan, mengapa demikian? Para pemakai narkoba dapat tampil sebagai pribadi yang berbeda layaknya bukan pemakai. Pemakai narkoba seperti memiliki 2 dunia yang berbeda yang dapat memanipulasi orang lain. Hal ini dapat diperhatikan ketika pengguna sedang dalam keadaan high, maka ia tidak dapat berbicara layaknya orang normal. Namun ia dapat saja menyembunyikan itu dari orang banyak saat ia dalam keadaan sadar.

“Narkoba bukanlah masalah yang baru belakangan ini muncul, narkoba adalah masalah sejak lama yang sangat kuat. Baik pemakai maupun pengedar narkoba sangat dikuasai hati dan pikirannya untuk dapat melakukan apa saja. Narkoba telah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang, mengapa demikian? Karena narkoba ini kembali lagi berujung pada uang. Uang telah menjadi hal yang utama, maka narkoba pun juga menjadi kebutuhan yang utama bagi orang-orang yang terjerat bisnis narkoba, ” ujar Nathan.

Edukasi dan penyuluhan tentang narkoba sangat perlu untuk lebih digalakkan kepada masyarakat agar orang-orang takut masuk ke ranah narkoba. Cara mengedukasinya pun juga harus tepat karena pada sebagian orang, mereka akan semakin memiliki rasa penasaran ketika diedukasi dan diberi informasi seputar narkoba.

“Kita tidak bisa hanya memotivasi pemerintah melalui BNN untuk menggencarkan kampanye anti narkoba, namun setiap institusi harus sadar diri melakukan edukasi dan penyuluhan narkoba, baik itu sekolah, kampus, gerakan kerohanian, dsb, ” tambah Corry, salah satu aktivis anti narkoba, dalam program Teman Sore RPK FM, Jumat (23/3).

Peran keluarga juga sangat penting dalam mencegah bahaya narkoba karena keluarga ada sumber pendidikan utama, namun itu saja tidak cukup. Peran lingkungan kerohanian dan tempat di mana kita bergaul juga menjadi faktor agar kita dapat cegah narkoba.

Terakhir, para aktivis anti narkoba dari GMDM mengimbau bahwa ketika kita ingin memecahkan masalah, narkoba bukanlah solusinya. Narkoba hanya akan menambah masalah yang ada. Cara menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan menghadapinya

“Kita tidak akan terpengaruh kelicikkan narkoba jika kita menaruh sepenuh harapan dan kehidupan kita pada Tuhan, bukan pada uang. Bentengi diri dan jangan fokus kepada masalah, namun hadapilah masalah tersebut,” ujar Corry.

 

(Nadya Joan)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: