Terapkan kebersihan, tingkatkan kesembuhan pasien virus corona

Written by on March 6, 2020

Hingga saat ini beberapa negara masih dibayang-bayangi rasa ketakutan mengenai betapa mematikannya virus corona, terlebih di 84 negara yang sudah positif memiliki pasien Covid-19. Namun faktanya hingga saat ini (Jumat, 6 Maret 2020) sebanyak 55.424 orang di seluruh dunia berhasil pulih dari virus corona. Sejalan dengan keterangan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyebutkan bahwa angka kematian berdasarkan data hanya sebesar 3 persen saja.

“Penyakit ini jangan disamakan dengan flu burung yang memiliki angka kematian tinggi. Covid-19 gejala kllinisnya ringan, bicara data yang meninggal 3 persen, kemungkinan sembuhnya 97 persen” ungkap anggota Satgas Kewaspadaan & Kesiagaan Covid-19 IDI, dokter Erlina Burhan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), gejala gejala yang dirasakan oleh pasien virus corona ditandai dengan gejala flu ataupun pilek.

Pada mulanya, penderita merasa seperti demam dan kemudian diikuti dengan batuk kering.

Setelah satu minggu, pasien mengalami tersengal-sengal.

Masa inkubasi – antara penularan dan menunjukkan gejala – adalah sekitar 14 hari, menurut WHO.

Namun sejumlah peneliti mengatakan periode ini dapat memakan waktu 24 hari.

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Diah Handayani menjelaskan bahwa semua virus corona, termasuk virus corona 2019-nCov belum ada obatnya.

“Tapi bisa (disembuhkan), terbukti yang sakit sudah puluhan ribu orang tapi yang meninggal kan sedikit. Jadi dia tetap sebuah virus yang bisa disembuhkan” jelas Diah.

Proses pengobatan yang dilakukan hingga saat ini adalah terapi pendukung dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh. Diah juga menegaskan beberapa korban meninggal umumnya tidak hanya semata disebabkan oleh virus corona, namun juga dipengaruhi faktor kerentanan seperti usia yang sudah tua sehingga daya tahan tubuh lemah dan juga penyakit lain yang sudah ada.

Terlebih di daerah DKI Jakarta, tiga rumah sakit sudah memiliki kemampuan mulai dari kapasitas pencegahan dan pengendalian, hingga diagnosis virus dan terapi penanganan yaitu, RS Persahabatan, RS Sulianti Saroso dan RSPAD.

Beberapa hal dibawah ini terlebih saat kita berada di ruang publik :

  • sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sakit
  • selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama kurang lebih 40 – 60 detik.
  • makan makanan dengan nutrisi yang seimbang.
  • gunakan masker apabila kita sedang dalam kondisi tidak sehat.

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL
WhatsApp us
%d bloggers like this: