Yoseph Dasi Djawa Terpilih Aklamasi Pimpin PA GMNI NTT

Written by on 24 July 2026

Jakarta, RPKFM – Yoseph Dasi Djawa kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) II PA GMNI NTT yang digelar di Sasando International Hotel Kupang, Sabtu (18/7/2026), sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah.

Konferda II mengusung tema “Bersatu Lawan Neo-Kolonialisme” dan diawali dengan Sarasehan Kebangsaan yang menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira, Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI Abdy Yuhana, serta akademisi Dr. Rudi Rohi. Kegiatan tersebut diikuti delegasi pengurus cabang dari 22 kabupaten dan kota di NTT serta dibuka secara resmi oleh Sekjen DPP PA GMNI, Abdy Yuhana.

Dalam sambutannya, Abdy Yuhana menilai DPD PA GMNI NTT merupakan salah satu organisasi daerah yang memiliki konsolidasi kuat. Menurutnya, banyak alumni GMNI di NTT yang kini dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di lembaga publik maupun independen sehingga menunjukkan eksistensi organisasi sebagai tempat lahirnya kader-kader bangsa. “Semua menunjukan eksistensi dan memperlihatkan bahwa benar-benar PA GMNI ini adalah sumber kader bagi ruang kebangsaan,” ujar Abdy.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas organisasi. “Intinya harus kita jaga organisasi PA GMNI, di NTT sudah sangat luar biasa. Jaga konsistensinya, sehingga menjadi sentral bagi kader-kader,” tambahnya.

Setelah melalui rangkaian persidangan, forum secara aklamasi kembali memberikan mandat kepada Yoseph Dasi Djawa untuk memimpin DPD PA GMNI NTT selama lima tahun ke depan. Usai terpilih, Yoseph menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada organisasi dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Bagi saya pribadi, menjadi ketua adalah sebuah pengabdian untuk kepentingan organisasi. Ketika teman-teman mempercayakan saya, saya menerima dan bertanggung jawab untuk melaksanakan apa yang menjadi harapan forum,” kata Yoseph.

Menurut Yoseph, PA GMNI memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap berbagai persoalan bangsa, mulai dari bidang politik, ekonomi, sosial hingga budaya. Karena itu, ia berharap organisasi dapat terus menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan yang konstruktif bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Ia menjelaskan, Sarasehan Kebangsaan yang digelar sebelum konferda menjadi wadah untuk menghimpun berbagai masukan dari para peserta. “Kita ingin menampung pikiran-pikiran ke depan tentang bagaimana mengelola organisasi ini. Gagasan terkait politik, ekonomi, budaya, dan sosial kemasyarakatan akan dirumuskan secara baik dalam sidang komisi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Yoseph juga kembali menegaskan pentingnya memperjuangkan pemerataan pembangunan bagi NTT. Menurutnya, provinsi berbasis kepulauan seperti NTT perlu memperoleh perhatian yang lebih adil dalam kebijakan pembangunan nasional. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PA GMNI NTT diharapkan semakin aktif mengawal kepentingan masyarakat, memperkuat konsolidasi alumni, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL