Rumondang Sitompul: Tuhan Punya Agenda atas Indonesia
Written by Argopandoyo Tri Hanggono on 25 September 2026
Jakarta, RPKFM – “Kaum Perempuan memiliki peran strategis dan kekuatan besar dalam membawa kemenangan di wilayah politik!” Demikian ungkap Ketua Umum Partai SETARA, Rumondang M. Sitompul, dalam Focus Group diskusi (FGD) yang digelar Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) dan DPP Partai SETARA bertajuk “Perempuan Kristen dalam Kancah Politik” di Jakarta, pada Hari Jumat tanggal 25 September 2026 yang lalu.
Menurut Rumondang, kehadiran perempuan di berbagai bidang khususnya dunia politik, mampu memberi nuansa berbeda di tengah dominasi pria di dunia politik. Ia mencontohkan sepak terjang tokoh perempuan du Alkitab, yang terlibat di garda depan melawan intimidasi dari bangsa-bangsa lain. Saat ini, Rumondang yang memimpin Partai SETARA ini memiliki rekam panjang sebagai penginjil perempuan ke berbagai negara di dunia. Dan kehadirannya pada kancah politik Indonesia, sebagai pengalaman baru, yang selama ini tidak terpikirkannya.
Menurutnya, kalau memang masuk kancah politik, lazimnya semasa ia masih menjadi mahasiswa “Tuhan punya agenda atas Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” lanjutnya menjelaskan. Sementara Siesta Napitupulu mengatakan bahwa kehadiran perempuan penting dalam politik. “Dan perempuan perlu membawa integritas dalam dunia politik di Indonesia,” katanya kemudian. Menurutnya politisi yang munafik akan menemui dilemanya, terutama ketika harus menyuarakan kepentingan rakyat banyak.
“Bagaimana menyuarakan anti korupsi kalau dalam praktiknya melakukan korupsi,” begitu ujarnya. Dia juga menyoroti pentingnya kaum perempuan Kristen dalam politik, untuk menyuarakan terjadinya dekadensi moral, seperti anti aborsi yang merusak generasi muda. Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono melihat besarnya potensi yang dimiliki kaum perempuan dalam bidang politik di Indonesia. Yusuf mengungkapkan ada sekitar 50,08% dari 204,9 juta pemilih pada Pemilu 2024. Sedangkan pemilih laki-laki sebanyak 49,92%.
Tokoh Perempuan Papua, Thelma Numberi mendorong perempuan agar lebih berani untuk masuk politik. “Bukan sekedar menjadi anggota atau pengurus tetapi harus berani memegang kepemimpinan. Thielma juga menegaskan bahwa politik memang tidak mudah, untuk itu butuh orang yang tangguh dan kuat ketika berani terjun politik. Acara itu menghadirkan Cristy, seorang perempuan berlatar belakang Jurnalis, kemudian Magdalena Aktivis perempuan, dan Milya, seorang presional.
Acara yang diawali dengan pembukaan yang mengawali diskusi oleh Doni Yosep, Sekjen Partai Setara. Acara dantai dan berisi itu dipandu oleh Ferry, yang kesehariannya sebagai seorang aktivis dan penggerak UMKM di Jakarta.
RPK FM