Kemenkes

Page: 14

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menghapus stigma buruk terhadap para penderita penyakit kusta, yang sampai saat ini masih ada di beberapa propinsi.

Dua peneliti dari Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes dikukuhkan menjadi Profesor Riset oleh Ketua Majelis Profesor Riset, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bambang Subiyanto. Kedua peneliti tersebut adalah Prof. Dr. Drs. Sudibyo Soepardi, Apt, M.Kes, bidang Farmasi dan Prof. Dr. drg. Niniek Lely Pratiwi, M.Kes bidang Perilaku Kesehatan.

Para pemilik perusahaan didorong untuk menyediakan tempat atau wadah konseling bagi para pekerja. Hal ini dikatakan Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Eka Viora sebagai salah satu upaya preventif atau pencegahan sekaligus penanganan masalah kesehatan jiwa di tempat kerja.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM(K) menegaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa tidak perlu memikirkan biaya operasi katarak. Pasalnya, seluruh biaya operasi katarak sudah termasuk dalam tanggungan dana BPJS Kesehatan. Sehingga para penderita katarak dapat menjalani operasi cuma-cuma alias gratis. 

Ketua PP Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dr. M Sidik, Sp M, menegaskan bahwa satu-satunya cara mengobati penyakit Katarak hanyalah dengan cara tindakan operasi. Tindakan operasi dilakukan dengan mengganti lensa mata katarak dengan lensa mata buatan.


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL