Dikti : Startup Digital Jadi Mata Kuliah Wajib di 2022

Written by on May 12, 2021

JAKARTA, RPK FM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana menjadikan startup digital sebagai mata kuliah wajib. Rencana ini merupakan salah satu bentuk tindak lanjut dalam mewujudkan Gerakan 1.000 Startup Nasional di bawah naungan Kominfo.

Perkembangan industri digital di Indonesia diakui meningkat secara signifikan. Terlebih di era pandemi Covid-19, masyarakat dituntut untuk beradaptasi dengan cepat juga lebih kreatif. Hal ini tentunya sejalan dengan prinsip Merdeka Belajar: Kampus Merdeka yang memberi hak bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studinya namun tetap memperoleh SKS.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti), Paristiyanti Nurwardani menyampaikan visinya untuk mencapai target 100.000 mahasiswa terlibat dalam pengembangan startup pada 2022.

“Nantinya, tim yang lolos seleksi pengembangan startup akan mendapatkan bimbingan yang lebih intensif agar bertahan jangka panjang serta bisa masuk ke platform Kedaireka atau inkubator bisnis kampus,” ungkap Paris dalam keterangan tertulis (11/5/2021).

Lebih lanjut, Ditjen Dikti bahkan berencana untuk menjadikan Startup Digital sebagai mata kuliah wajib mahasiswa pada tahun 2022. Program ini akan dipersiapkan mulai tahun ini untuk memberikan pelatihan startup kepada dosen yang nantinya akan mengampu mata kuliah tersebut. Kemendikbudristek sendiri menargetkan tahun depan setidaknya 100 ribu sudah mahasiswa bisa mengikuti mata kuliah startup digital.

Paris menyatakan persiapan pembuatan mata kuliah startup digital bakal bekerjasama dengan program bertajuk 1.000 Startup Digital, gerakan yang diluncurkan Kominfo 2019 lalu ketika Rudiantara menjabat sebagai menteri.

Program 1.000 Startup Digital akan dikemas dalam beberapa tahapan yang berguna untuk memberikan wadah bagi setiap pegiat startup untuk bisa belajar sesuai dengan kebutuhan pengetahuan dari tingkat dasar hingga siap untuk dites pasar.

Terdapat enam tahapan untuk para startup founder yaitu :

  1. Ignition, yakni seminar daring yang memberikan pemahaman dari para pelaku dan regulator industri startup,
  2. Networking, kegiatan berjenjang dengan peserta lainnya di daerah masing-masing,
  3. Workshop, yaitu pembekalan pengetahuan teknis dan nonteknis membangun startup dari ide hingga launching,
  4. Hacksprint, aktivitas brainstorming ide hingga menjadi produk minimum siap uji yang akan berlangsung selama tiga hari secara online dan offline bersama mitra coworking di masing-masing kota,
  5. Bootcamp, melakukan validasi customer dengan bimbingan mentor program, UX, dan bisnis melalui video response,
  6. Incubation, one on one mentoring bersama dedicated mentor dan akselerasi one key metric utama selama empat minggu.

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL