Ketum PGI: Gereja Harus Mengisi Kemerdekaan dengan Kasih, Kebenaran, dan Keadilan
Written by Daniel Tanamal on 16 August 2025
Jakarta, RPKFM – Menyongsong peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Jacklevyn Manuputty, mengajak umat Kristen di seluruh tanah air untuk mensyukuri anugerah kemerdekaan dengan komitmen nyata bagi bangsa. Ia menegaskan bahwa syukur atas kemerdekaan tidak cukup dengan kata-kata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan yang bertanggung jawab.
“Delapan puluh tahun Indonesia berdiri sebagai bangsa merdeka adalah anugerah Tuhan yang patut kita syukuri, bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan tanggung jawab,” ujar Jacky dalam pesannya.
Ia mengingatkan bahwa sejak masa perjuangan, umat Kristen dan gereja-gereja telah turut ambil bagian dalam sejarah bangsa. Dari medan pertempuran hingga ruang pengabdian, dari mimbar doa hingga meja pendidikan, umat Kristiani ikut menorehkan jejak kasih dan pengharapan. “Gereja-gereja telah hadir dan berjuang bersama seluruh elemen bangsa,” tambahnya.
Menurutnya, meski tantangan Indonesia kini berbeda dengan masa lalu, panggilan umat Kristiani tetap sama, yakni menjadi terang dan garam bagi negeri. “Kita dipanggil untuk menyatakan kasih yang menyembuhkan, kebenaran yang membebaskan, keadilan yang menegakkan harkat manusia, dan pengharapan yang melampaui batas-batas perbedaan,” tegasnya.
Menutup pesannya, ia mengajak umat untuk terus menjadi pelayan kasih dan pembawa damai di tengah masyarakat. “Dirgahayu Republik Indonesia. Tuhan memberkati bangsa ini dengan hikmat, kesatuan, dan damai sejahtera. Gereja-gereja di Indonesia akan terus berjalan bersama negeri ini, dalam doa, karya, dan kasih,” pungkasnya.
RPK FM