LLDIKTI III Gelar Seminar Penguatan Kinerja dan Karir Dosen ASN di UKI
Written by Daniel Tanamal on 25 November 2025
Jakarta, RPKFM — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III menggelar Seminar Penguatan Kinerja Dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemdiktisaintek yang Berdampak, bertempat di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta, Selasa (25/11/2025). Agenda ini berfokus pada pembahasan regulasi kedosenan, insentif, literasi perpajakan, serta keberlanjutan karier dosen ASN di lingkungan LLDIKTI III.
Kegiatan diikuti pimpinan perguruan tinggi, dosen ASN, serta narasumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; Badan Kepegawaian Negara (BKN); Direktorat Jenderal Pajak Kanwil Jakarta Utara; hingga mitra perbankan dan perguruan tinggi. Sebagian peserta hadir langsung di Kampus UKI, sementara lainnya berpartisipasi melalui Zoom.

UKI Jadi Tuan Rumah, Rektor Sampaikan Apresiasi
Rektor UKI, Prof. Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA., menyampaikan penghargaan atas kepercayaan LLDIKTI III menjadikan UKI tuan rumah kegiatan strategis ini. Ia berharap forum ini memberi manfaat nyata bagi peningkatan mutu dosen ASN maupun institusi.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar, dengan baik, dan bermanfaat bagi kita semua. Termasuk juga tentunya bagi institusi kita dan juga bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Momen Penting untuk Karier Dosen ASN
Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa pertemuan seperti ini sangat jarang dilakukan. Menurutnya, seminar ini menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman dosen ASN lintas perguruan tinggi terkait kinerja dan arah pengembangan karier.
“Kita mensosialisasikan regulasi-regulasi yang ada, khususnya regulasi kedosenan, lalu juga membahas insentif, literasi mengenai pajak dan juga keberlanjutan karir,” jelasnya.

Integritas Akademik dan Kinerja Terukur
Dalam sesi pemaparan utama, Direktur Sumber Daya Pendidik Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., menekankan pentingnya integrasi jabatan akademik dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Menurutnya, capaian kinerja harus disertai komitmen tinggi terhadap etika akademik. “Pemimpin perguruan tinggi bertanggung jawab melakukan pembinaan nilai integritas akademik dalam menghasilkan karya ilmiah,” tegasnya.
Ia juga memaparkan tantangan yang masih dihadapi, mulai dari pembenahan data dosen, percepatan kualifikasi S3, hingga peningkatan jabatan fungsional.
BKN: Sistem Kredit dan Pangkat Harus Transparan
Narasumber berikutnya, perwakilan BKN Dadi Mulyadi, S.AP., M.A., membahas mekanisme angka kredit, kenaikan pangkat, dan jenjang jabatan fungsional. Ia menegaskan bahwa sistem yang jelas dan adil akan meningkatkan motivasi dosen dalam menjalankan tridharma.
Setelah panel pertama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dari PT Bank MNC Internasional Tbk, menghadirkan Dimar Aulia dengan materi “Cerdas Finansial: Menjadi Bijak dalam Mengatur Keuangan.” Sesi ini memberi pengetahuan praktis tentang manajemen keuangan personal untuk perencanaan masa depan dosen ASN.
Pada sesi berikutnya, tim dari Kanwil DJP Jakarta Utara—Tansen Simanullang, S.E., M.M.; Sudarli, S.E., M.Si.; Farah Fadiani, S.E.; dan Rini Indrawati, S.E.—menguraikan teknis aktivasi dan penggunaan aplikasi CoreTax, serta kewajiban perpajakan dosen ASN di lingkungan LLDIKTI III.
Digitalisasi Penilaian SKP untuk Dorong Produktivitas
Panel lanjutan menghadirkan perwakilan Universitas Bina Sarana Informatika, Verry Riyanto, M.Kom. dan Yudhistira, M.Kom., yang memaparkan penggunaan platform penilaian SKP dosen ASN. Mereka menekankan bagaimana digitalisasi membantu validasi data kinerja, meminimalkan kesalahan administratif, dan memberikan dukungan langsung terhadap pengembangan karier.
Melalui seminar ini, LLDIKTI III berharap kapasitas dosen ASN semakin kuat, produktif dalam tridharma perguruan tinggi, dan mampu memberikan kontribusi berdampak bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi serta pembangunan nasional.
RPK FM