Didatangi Menteri Maman dan Adian, Pedagang UMKM Pasar Senen Pastikan Tak Terganggu Thrifting
Written by Daniel Tanamal on 1 December 2025
Jakarta, RPKFM — Menteri UMKM Maman Abdurrahman melakukan kunjungan ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (30/11), untuk meninjau langsung aktivitas thrifting dan mendengar aspirasi para pedagang pakaian bekas. Maman yang mengenakan kemeja putih datang bersama sejumlah pejabat kementerian serta Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu.
Setibanya di Blok III lantai 2, rombongan bergerak menyusuri deretan toko pakaian impor bekas. Para pedagang terlihat antusias menyampaikan aspirasi, terutama permintaan agar aktivitas thrifting tidak dihapus oleh pemerintah. “Thrifting jangan dihapus, Pak,” teriak beberapa pedagang ketika Maman mendekat.
Sejumlah pedagang juga mengangkat poster dari kardus bertuliskan bahwa pelapak thrifting di Pasar Senen turut membayar pajak.
Usai berdialog dengan pedagang thrifting, rombongan bergeser ke lantai 1 yang menjadi area pedagang UMKM lokal. Di sana, Maman dan Adian mendengar langsung pandangan pelaku usaha lokal terkait keberadaan thrifting. “Engga sih Bapak, engga terganggu (dengan thrifting). Kami sudah terbiasa dan saling mendukung,” ujar salah seorang pedagang brand lokal.
Ia menjelaskan bahwa produk UMKM memiliki proses produksi yang berbeda. “Kita produksi sendiri, karena kita proses dari awal sendiri. Kalau thrifting kan tidak produksi. Beli bahan sendiri, ngemal sendiri, pasang kancing sendiri,” sambungnya.
Kepada awak media, Maman menegaskan bahwa pemerintah akan mencari solusi terbaik agar polemik thrifting tidak merugikan para pedagang, baik thrifting maupun UMKM lokal.
“Kita akan mencari jalan tengah, solusi terbaik apa untuk menyelesaikan situasi ini,” kata Maman.
Adian Napitupulu mengapresiasi langkah Maman yang turun langsung melihat kondisi lapangan dan berbicara dengan para pedagang. Menurutnya, hal ini penting agar pemerintah tidak hanya mengandalkan laporan. “Jadi dia datang, keren. Ini harus dipertimbangkan. Mematikan salah satu akan mematikan mata rantai ekosistem ini. Nah, ini yang menurut saya, saya berterima kasih sama Pak Menteri, dia tidak cuma percaya pada laporan,” ujarnya.
Adian menambahkan, “Seringkali laporan dan kenyataan tidak sama. Kedatangan Pak Menteri hari ini, menurut saya bagian dari memverifikasi laporan-laporan tadi. Keren, deh.”
RPK FM