• Uncategorized

Kecemasan Ibu Hamil, Bahayakan Janin!

Written by on June 2, 2017

Setiap orang memiliki kecemasan sebagai sifat kemanusiaan yang ada. Namun kecemasan yang berlebihan tentuny bukanlah sebuah kadar kewajaran dalam hidup manusia. Kecemasan bukan hnya dapat mengganggu aktifitas yng mengalami kecemasan tersebut, namun juga bisa membahayakan pihak lainnya. Dan hal ini juga berlaku bagi perempuan hamil, yang karena kecemasannya justeru bisa membahakan kehidupan janinnya.

“Itulah mengapa harus ada perhatian bagi ibu hamil,” demikian ungkap Rahmawati Sp.Si, MA dri Motherhope Indonesia. Perhatian tersebut memang bukn hanya untuk kenyamanan ibu hamil, namun lebih dari itu, adalah untuk kesehatan janin yang dikandung ibu. Namun sesungguhnya, untuk ibu hamil sendiri, menurut Rahma, bisa mengatasi kecemasan itu sendiri.

“Kecemasan bisa diambil positif,” demikian Rahma mengatakan. Maksudnya, bahwa kecemasan itu bisa direspon dengan baik oleh seorang ibu hami, sehingga ia mengambil sikap atau pun mengambil tindakan antisipatif, agar kecemasannya tersebut bisa dihindari, hingga tidak ada rasa yang dapat mengganggu keselamatan janinin.

Rahma mengatakn, bahwa dalam berbagai kasus, banyak sekali kasus kecemasan dari ibu hamil yang berakibat kematian atau kecacatan pada bayi yang lahir. kecemasan itu sendiri datang dari dalam diri sendiri dan yng datang dari luar diri sendiri. Kecemasan yang datng dari dalam diri sendiri itu, contohnya adalah penolakan terhadap kehamilan.

Maksud penolakan terhadap kehamilan itu misalnya, tidak ingin kehamilannya diketahui oleh orang lain. Hal itu biasanya terjadi pada ibu yang hamil sebelum menikah. Kecemasan yang datang dari luar misalnya, besarnya tuntutan kepada ibu hamil yang datng baik dari suami, mertua, atau teman-teman pergaulannya.

Perhatian yang besar terhadap ibu hamil yang diberikan oleh keluarga atau suami bahkan oleh dirinya sendiri, tentu akan dapat menghindari kecemasan yang berlebihn terhadap ibu hamil. Oleh sebab itu peran suami dan keluarga sangat menentukan ada tidaknya kecemasan berlebihan dari seorang ibu hamil, yang juga menentukan keselamatan kehidupan dari janin yang dikandung.

Untuk ibu yng sedang hamil, Rahma mengingatkan bahwa seorang ibu hamil itu sesungguhnya tidak sendiri. Berfikir bahwa dirinya tidak sendiri akan dengan sendirinya menghindari kecemasan yang berlebihan, sehingga segala persepsi negatif dapat dengan mudah terjauhkan.

Selain itu juga Rahma mengingatkan dukungan nyata dari lingkungan, baik sahabat keluarga, terutama suami, dapat dengan benar-benar membantu psikologis seorang ibu hamil, sehingga dapat menjaga kesehatan, bahkan keselamatan hidup janin yang dikandungnya.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL
WhatsApp us
%d bloggers like this: