Acuh terhadap Depresi? Bunuh Diri Rawan Terjadi

Written by on October 8, 2019

Jakarta. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Anung Sugihantono mengatakan bahwa, menurut penelitian angka bunuh diri di Jakarta pada tahun 1995-2004 mencapai 5,8/ 100.000 penduduk. Laporan WHO di tahun 2010 menyebutkan angka bunuh diri di Indonesia mencapai 1,6 hingga 1,8% per 100.000 jiwa.

Tingkat prevalensi angka bunuh diri di negara berpenghasilan tinggi ternyata lebih tinggi dibandingkan negara berpenghasilan rendah atau menengah. Negara berpenghasilan tinggi memiliki tingkat angka bunuh diri mencapai 12,7% per 100.000 populasi sedangkan negara berpenghasilan rendah atau menegah memiliki angka yang lebih rendah, yaitu 11,2% per 100.000 penduduknya.

Dr. Anung Sugihantono menambahkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir perilaku bunuh diri karena depresi telah mencapai angka yang kritis. Secara global WHO menyebutkan lebih dari 800.000 orang meninggal setiap tahunnya atau sekitar 1 orang setiap 40 detik bunuh diri.

Gejala depresi dapat dilihat dari 3 aspek, antara lain afektif, kognitif, dan fisik. Gejala depresi pada aspek afektif dapat ditandai dengan sedih, hilangnya minat, iritabilitas, apatis, anhedonia, tak bertenaga, tak bersemangat, isolasi sosial, dan aniestas.

Gejala depresi secara kognitif dapat dicirikan dengan rendah diri, konsentrasi menurun, daya ingat menurun, ragu-ragu, rasa bersalah, ide bunuh diri. Selain itu, secara fisik dapat dilihat dari psikomotor menurun, fatigue, gangguan tidur, gangguan nafsu makan, dan hasrat seksual menurun.

“Konsekuensi seseorang apabila depresi tak tertangani maka akan meningkatkan risiko bunuh diri”, ujar dr. Agung Frijanto Sekretaris PP Perhimpunan Dokter Spesiali Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI).

Dr. Agung Frijanto menegaskan, setiap orang perlu meningkatkan kepedulian antar sesama. Peran keluarga sangat penting dalam mencegah depresi menjadi parah dan mengakibatkan tindakan bunuh diri. menghimbau masyarakat mampu melakukan upaya pencegahan, jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala depresi.

 

Ditulis oleh : Rionaldo Timothy


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL
WhatsApp us
%d bloggers like this: