PGI Dukung Penuh Tim Investigasi Nduga Tuntaskan Masalah HAM di Papua

Written by on January 23, 2020

Tanpa kita sadari sudah setahun berlalu sejak awal mula tragedi aksi kekerasan di Nduga, Papua yang ternyata masih terus berlanjut hingga saat ini. Lembaga pemerintahan seolah berhenti untuk mengusut tuntas masalah ini, hingga semakin hari korban pun terus bertambah. Hingga januari 2020 tercatat sebanyak 263 korban jiwa teridentifikasi akibat kekerasan Nduga seperti yang dilaporkan oleh Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem.

Bersama PGI, tim investigasi Nduga menyuarakan bahwa pendekatan secara kultural menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk dilakukan saat ini. “Kita meminta seluruh aparat negara di Papua, untuk sungguh sungguh-sungguh menerapkan pendekatan kultural. Itu satu soal yang saya kira ditunggu oleh berbagai pihak” ungkap Pdt. Gomar gultom, Ketua Umum PGI.

Selain melakukan pendekatan kultural, hal lain yang perlu diperhatikan adalah dibuatnya langkah hukum investigasi resmi oleh kepolisian terhadap dugaan kematian yang tidak sah (263 korban) selama ini. “Ini menjadi tugas pemerintah, khususnya kepolisian dan DPR harus segera memanggil Kapolri terkait  kematian-kematian di Nduga. Evaluasi pengerahan pasukan militer di Papua juga harus dilakukan melalui forum komisi I di DPR RI.” tegas Usman Hamid dari Amnesti Internasional.

Theo Heshegem juga turut memberi usulan bahwa seharusnya kedua belah pihak antara orang papua dan pemerintahan saling buka diri untuk menyelesaikan masalah ini dan menjadi perhatian yang serius. Selama ini presiden ke Papua hanya membicarakan mengenai infrastruktur dan ekonomi, padahal di krisis kemanusiaan di Papua makin memburuk. Terlebih lagi nasib pengungsi yang secara psikologis semakin hari semakin terganggu karena tidak bisa dilayani secara rohani, anak anak juga tidak bisa bersekolah, begitupun dari segi kesehatan.

Sudah jelas melalui pertemuan ini bahwa besar harapan dari masyarakat Nduga adalah memberhentikan aksi kekerasan dan mengembalikan rasa aman.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL
WhatsApp us
%d bloggers like this: