HUT Bhayangkara ke-79: Dr. John Palinggi Dorong Polri Terus Melaju ke Arah Lebih Baik
Written by Daniel Tanamal on 1 July 2025
Jakarta, RPK FM — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, pengamat kepolisian Dr. John Palinggi, M.M., M.B.A., memberikan apresiasi atas berbagai capaian dan reformasi yang telah dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
“Kita patut berbangga, Polri telah berubah dan berkembang dengan cukup baik. Tentu kita berharap ke depan akan jauh lebih baik lagi,” ujar John Palinggi, dikutip dari innews, Selasa (1/7/2025).
Sebagai sosok yang tak asing dalam lingkup kepolisian, Dr. John Palinggi memiliki pengalaman mendampingi dan menjadi narasumber bagi 13 Kapolri sejak era Jenderal Polisi Bimantoro. Ia juga dikenal sebagai Tenaga Ahli Pengajar di Lemhannas RI dan pernah membimbing sejumlah perwira tinggi Polri, termasuk Jenderal Tito Karnavian dan Komjen Suhardi Alius.
Dari Infrastruktur Hingga Responsifitas Internal
Menurut John, Polri telah menunjukkan kemajuan signifikan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur seperti asrama, hingga modernisasi peralatan, transportasi, dan teknologi digital.
Ia juga mengapresiasi respons cepat terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh oknum internal kepolisian. “Tentu saja masih ada kekurangan. Itu wajar. Tapi tindakan cepat terhadap oknum yang menyimpang menunjukkan adanya keseriusan dalam menjaga marwah institusi,” katanya.
Menjaga Komitmen dan Tribrata
John Palinggi juga mengulas visi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dituangkan dalam 8 Komitmen Polri menuju institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Visi tersebut mencakup penguatan sinergi TNI-Polri, dukungan terhadap program pembangunan nasional, serta mendorong terciptanya ekosistem inovasi dan ekonomi kreatif.
Polri, lanjutnya, juga memiliki pedoman moral dalam menjalankan tugas melalui Tribrata dan Catur Prasetya. Ia menyayangkan masih adanya oknum yang melanggar nilai-nilai tersebut, namun ia percaya penindakan yang tegas akan terus dilakukan.
Polri dan Restorative Justice
Terkait tema HUT Bhayangkara ke-79 tahun ini, “Polri Untuk Masyarakat,” John menekankan pentingnya pendekatan humanis dan dekat dengan rakyat. Ia menilai langkah menarik penyidikan dari tingkat Polsek ke Polres merupakan strategi tepat.
“Dengan begitu, Polres bisa menjalankan restorative justice dan memperkuat fungsi pembinaan masyarakat secara maksimal,” jelasnya.
Kritik Masyarakat Harus Proporsional
John juga mengimbau masyarakat untuk memberikan kritik secara sehat dan konstruktif terhadap institusi Polri.
“Tidak perlu menghina atau mencaci maki polisi. Bila ada perkara yang dirasa lambat penanganannya, cukup disurati dengan baik untuk menanyakan perkembangannya,” sarannya.
Sebagai Dewan Kehormatan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi), ia juga mengingatkan bahwa tugas kepolisian sangatlah berat karena menjadi ujung tombak dalam berbagai persoalan hukum dan ketertiban di masyarakat.
Doa untuk Bhayangkara
Menutup pernyataannya, Dr. John Palinggi menyampaikan doa dan harapan bagi Polri agar terus menjadi institusi yang terpercaya, tangguh, dan humanis.
“Kiranya Pak Kapolri dan seluruh jajaran selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas negara. Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Polri harus terus bergerak ke arah yang lebih baik,” tutupnya.
RPK FM