Indonesia Siap-Siap Memiliki 2 Rapid Test Baru…

Written by on April 23, 2019

Indonesia saat ini tengah bersiap memiliki 2 jenis rapid test (test awal secara cepat) baru. Kedua jenis rapid test baru tersebut adalah HIV Test dan Drug Test. Nantinya dengan menggunakan HIV kit test, maka keberadaan HIV pada tubuh pasien akan dapat diidentifikasi sejak dini. Sementara melalui Drug Test nantinya dapat mengidentifikasi keberadaan sejumlah zat adiktif dalam tubuh, diantaranya morphine, cocaine, marijuana, amphetamine, methamphetamine, ecstasy, dan benzodiazepine.

Adapun kedua jenis kit test tersebut akan melengkapi 5 jenis kit test lainnya yang sudah dikembangkan dan mendapat ijin edar dari Kementerian Kesehatan, yaitu Tes Kehamilan (hCG test), Test Hepatitis (HBsAg test), Tes Sifilis, Tes Malaria, dan Tes Dengue (IgG/IgM test).

Rapid Test yang siap edar…

Adalah Kimia Farma, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) farmasi yang menjadi produsen dari rapid test tersebut. Sejak 24 Januari 2018, Kimia Farma telah memiliki Pabrik Rapid Test di Denpasar, Bali. Pabrik Rapid Test milik Kimia Farma itu mampu memproduksi alat diagnostik skala industri di Indonesia. Hingga kini sudah 5 juta lebih rapid test dihasilkan dari pabrik tersebut. Rapid test itu sendiri digunakan untuk pemeriksaan atau screening medis awal dengan menggunakan peralatan yang sederhana serta memberikan hasil akurat dalam waktu yang cepat.

Bertempat di lahan seluas 375 m2, Pabrik Rapid Test menjadi bukti bahwa Kimia Farma mendukung penuh upaya pemerintah untuk menghasilkan produk kesehatan secara mandiri.

Fasilitas produksi rapid test ini merupakan wujud komitmen kemandirian Kimia Farma yang diharapkan dapat mengembangkan produk lokal Indonesia serta sebagai upaya perseroan menjadi perusahaan healthcare yang memberikan akses produk dan layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” papar Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma, Pujianto kepada para wartawan di Denpasar (23/04).

Lebih lanjut, Pujianto mengatakan dalam hal pengadaan rapid test tersebut, Kimia Farma juga didukung penuh oleh pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan pihak perguruan tinggi.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek saat memberi keterangan pers kepada para wartawan usai mengunjungi Pabrik Rapid Test Kimia Farma (23/04)

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengapresiasi Kimia Farma atas pencapaian Pabrik Rapid Test, khususnya untuk Malaria dan Dengue, yang merupakan salah dua masalah kesehatan di Indonesia.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mencontohkan rapid test dengue sebagai upaya deteksi awal hingga dapat ditangani secara dini dan menyelamatkan jiwa.

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL
WhatsApp us
%d bloggers like this: