GoTo Rombak Jajaran Direksi, Berapa ‘Kocek’ yang Dibawa Pulang Para Bos?
Written by Daniel Tanamal on 21 June 2025
Jakarta, RPK FM – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali membuat gebrakan di lingkaran elit manajemen. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Rabu, 18 Juni 2025, Catherine Hindra Sutjahyo resmi diangkat sebagai Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO. Langkah ini sekaligus menandai selesainya masa tugas Thomas Husted dari posisi strategis tersebut.
Catherine sebelumnya menjabat Direktur dan Presiden Unit Usaha On-Demand Services, dan dikenal sebagai salah satu perempuan tangguh di dunia teknologi Indonesia. Keputusan ini pun menandai pergeseran arah strategis GoTo yang dinilai tengah mencari momentum baru di tengah tantangan industri digital. “Kami ucapkan terima kasih yang tulus kepada para Komisaris dan Direksi yang mengakhiri masa jabatannya atas dedikasi dan kontribusinya,” ujar Patrick Walujo, Direktur Utama GoTo dalam keterangannya. Di balik rotasi kepemimpinan ini, mari mengintip berapa gaji para pimpinan GoTo ini?
Gaji Direksi & Komisaris GoTo: Nyaris Rp 100 Miliar per Orang per Tahun!
Mengintip dari Laporan Tahunan 2024, total remunerasi jajaran Direksi dan Komisaris GoTo mencapai angka fantastis: Rp 1,44 triliun.
Rinciannya? Gaji pokok, bonus tahunan, insentif kinerja, hingga kompensasi saham yang nilainya bikin mata melotot: Gaji & imbalan jangka pendek: Rp 81,46 miliar, imbalan pascakerja: Rp 1,8 miliar, dan kompensasi berbasis saham: Rp 1,36 triliun.
Jika dibagi rata ke 14 orang di jajaran Direksi dan Komisaris, maka masing-masing bisa membawa pulang sekitar: Rp 5,8 miliar untuk gaji dan bonus jangka pendek, Rp 128 juta untuk pensiun, dan hampir Rp 97,1 miliar dari saham!
Bahkan, jika mau detail, rincian seorang pimpinan manajemen GoTo diperkirakan mengantongi: Rp 103.078.214.286 per tahun, atau Rp 8.589.851.190 per bulan, atau per hari-nya mengantongi Rp 286.328.372, atau per jam sebesar Rp 11.930.349, bahkan Rp 198.839 per menit. Ya, hampir Rp 200 ribu setiap menit-nya.
Angka ini tentu akan menjadi sorotan, terlebih saat perusahaan digital masih banyak bergulat dengan efisiensi dan restrukturisasi.
RPK FM
Debo On 22 June 2025 at 9:42 AM
Woow ngga sesuai dengan keringat mitra yg di peras habis di pakas jadi sapi perah dengan pendapatan sangat minim tarip yg murah potongan yg tinggi tidak ada tunjangan kesejahteraan kesehatan yg cuma katanya duang ..
Debo On 22 June 2025 at 9:44 AM
Woow ngga sesuai dengan keringat mitra yg di peras habis di pakas jadi sapi perah dengan pendapatan sangat minim tarip yg murah potongan yg tinggi tidak ada tunjangan kesejahteraan kesehatan yg cuma katanya duang ..