PIKI Catat Capaian Strategis Jelang Kongres VII
Written by Daniel Tanamal on 28 April 2026
Jakarta, RPKFM — Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) memaparkan sejumlah capaian penting dalam lima tahun terakhir menjelang pelaksanaan Kongres VII. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Gran Melia Jakarta, Selasa (28/4).
Ketua Umum DPP PIKI, Badikenita Putri Sitepu, menegaskan bahwa organisasinya terus memperkuat kolaborasi lintas agama sebagai bagian dari kontribusi kebangsaan. Menurutnya, selama lima tahun terakhir PIKI активно menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga intelektual dari beragam latar belakang.
“Kolaborasi ini terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan, mulai dari Dies Natalis, pelatihan, hingga refleksi awal tahun,” ujarnya.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri jajaran pengurus pusat, termasuk Sekretaris Jenderal, Dewan Pakar, Dewan Pembina, hingga Wakil Ketua Dewan Pembina.
Tak hanya memperluas jejaring, PIKI juga melakukan pembenahan dari dalam. Restrukturisasi organisasi dan revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) menjadi langkah strategis yang sudah dimulai sejak Kongres V pada masa kepemimpinan Bakti Nendra Prawiro.
Badikenita menjelaskan, proses konsolidasi organisasi terus berjalan hingga kini, salah satunya melalui pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di berbagai provinsi.
“Pelantikan pengurus DPD dan DPC bahkan dilakukan di kantor pemerintahan daerah. Ini menjadi bentuk pengakuan terhadap legitimasi PIKI sebagai wadah inteligensia Kristen,” jelasnya.
Ia menambahkan, penguatan organisasi tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga kualitas. Seluruh pengurus daerah yang dilantik, kata dia, telah terdaftar resmi di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Lebih jauh, Badikenita menekankan bahwa program kerja PIKI saat ini merupakan kelanjutan dari periode sebelumnya. Karena itu, perjalanan organisasi sejak 2015 hingga kini harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh.
“PIKI bergerak dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah dalam satu garis kesinambungan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekjen PIKI, Audy Wuisang, memaparkan perkembangan struktur organisasi yang terus menunjukkan pertumbuhan. Saat ini, jumlah DPD definitif telah mencapai 29 wilayah, meningkat dari sebelumnya.
“Per tahun lalu ada 27 DPD definitif, dengan dua wilayah yang masih stagnan, yakni Bangka Belitung dan Aceh. Selain itu, terdapat 87 DPC aktif sepanjang periode 2020–2026,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Kongres VII, Benyamin Patondok, memastikan bahwa persiapan acara hampir rampung.
“Persiapan sudah mencapai 99 persen. Kongres akan digelar pada 30 April hingga 2 Mei 2026,” katanya.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Study Meeting berupa seminar kajian strategis pada Kamis pagi di Lumire Hotel & Convention Center. Setelah itu, agenda utama Kongres VII akan dilanjutkan di Hotel Gran Melia Jakarta.
Mengusung tema “Menyongsong Masa Depan yang Kokoh”, kongres tahun ini terinspirasi dari Amsal 23:18. Tema tersebut diharapkan menjadi refleksi sekaligus arah strategis PIKI dalam menjawab berbagai tantangan masa depan bangsa.
RPK FM