Korwil JOSAL Berduka Atas Tewasnya Driver Ojol Korban Begal
Written by Daniel Tanamal on 14 July 2026
Jakarta, RPKFM – Komunitas pengemudi ojek online (ojol) kembali berduka. Seorang pengemudi ojol bernama Agus meninggal dunia setelah diduga menjadi korban aksi begal di kawasan Villa Taman Bandara, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu dini hari (12/7/2026).
Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Korban diduga menjadi sasaran pelaku pencurian kendaraan bermotor yang berujung pada aksi kekerasan hingga menyebabkan nyawanya melayang.
Atas peristiwa tersebut, jajaran Koordinator Wilayah (Korwil) platform aplikasi ojek online JOSAL menyampaikan duka cita mendalam. Ucapan belasungkawa disampaikan oleh Korwil Jakarta Pusat Eddy, Korwil Jakarta Timur Sabeni Dogher, Korwil Jakarta Utara Depi, serta Korwil Depok Rehan.
“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Pelaku harus di hukum berat,” ujar para Korwil JOSAL.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan komunitas pengemudi ojol, peristiwa bermula ketika Agus tengah beristirahat sambil menunggu pesanan di sekitar kawasan Villa Taman Bandara.
Saat itu korban diduga menyadari adanya upaya pelaku mengambil kunci sepeda motornya. Dugaan aksi pencurian tersebut kemudian berujung pada tindak kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut dan belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap kejadian, identitas pelaku, maupun perkembangan proses penyelidikan.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko yang dihadapi para pengemudi ojek online ketika mencari nafkah, terutama pada malam hingga dini hari.
Bagi banyak pengemudi, bekerja hingga larut malam dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup dengan penghasilan yang tidak selalu besar. Namun di balik upaya mencari rezeki tersebut, ancaman tindak kriminal masih menjadi risiko nyata yang harus dihadapi di jalan.
“Demi puluhan ribu rupiah, ojol sampai tengah malam masih narik, dia dirampok, dibunuh. Demi harta orang lain, begal ini sampai membunuh. Ini fakta rakyat di bawah yang harus mengalami ini. Doa terbaik untuk almarhum dan keluarga besar, tetap sabar dan kuat menerima semua ini,” ungkap Korwil Josal.
Komunitas pengemudi ojol berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, sehingga memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjadi efek jera terhadap pelaku kejahatan serupa.
RPK FM