Pesan Reflektif Idul Fitri 2026, Dr. John Palinggi: Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi
Written by Daniel Tanamal on 21 March 2026
Jakarta, RPKFM — Ketua Harian Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA), John Palinggi, menyampaikan pesan reflektif menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Saat ditemui wartawan di Jakarta, ia mengajak seluruh umat Islam menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat persaudaraan, toleransi, serta semangat membangun bangsa.
Dalam pernyataannya, John Palinggi menyampaikan salam dan permohonan maaf kepada umat Islam. “Ini kepada saudaraku umat Islam di mana pun berada, dengan penuh kasih sayang dan rahmat dari Allah Subhanahu wa taala, saya menyampaikan salam. Pada perayaan Idul Fitri ini saya pribadi memohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan yang sarat makna spiritual dan kemanusiaan. “Perayaan Idul Fitri adalah suatu kemenangan, kemenangan besar. Hari yang suci bagi umat Islam dan bagi umat manusia tentunya. Maka pada perayaan ini patutlah kita semua ikut berbahagia, agama apapun, suku apapun,” katanya.
Menurutnya, terdapat sejumlah makna penting dalam Idul Fitri, mulai dari kemenangan spiritual hingga penguatan solidaritas sosial. “Yang pertama sekali itu kemenangan spiritual, yaitu keberhasilan menahan hawa nafsu selama bulan Ramadan. Yang kedua adalah penyucian diri melalui zakat fitrah dan saling memaafkan,” jelasnya. Ia menambahkan, Idul Fitri juga menjadi “ungkapan syukur kepada Allah atas kekuatan dan berkah selama menjalankan ibadah puasa” serta momentum membangun kepedulian sosial.
Lebih lanjut, John Palinggi menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan persaudaraan lintas perbedaan. “Kembali kepada kemanusiaan, menguatkan kembali ikatan kekeluargaan dan kasih sayang antara sesama manusia tanpa memandang perbedaan agama, suku, etnis, maupun golongan,” tuturnya. Ia menyebut, proses Ramadan selama 30 hari telah membentuk karakter yang lebih sabar, tekun, dan penuh makna positif dalam kehidupan beragama.
Terkait toleransi, ia menilai kondisi di Indonesia berjalan dengan baik meski tetap dinamis. “Toleransi itu dinamis, tergantung lingkungan sosial. Tetapi untuk Indonesia, menurut saya sangat baik dibanding negara lain. Kalau pun ada keributan, itu kasus per kasus, jangan digeneralisasi,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan internal umat beragama, antarumat beragama, serta hubungan harmonis dengan pemerintah.
Ia optimistis semangat Idul Fitri mampu menjadi kekuatan besar dalam pembangunan bangsa. “Dengan kekuatan Idul Fitri ini saya sangat yakin akan membawa nilai tambah yang besar bagi bangsa dan negara. Ada semangat baru untuk hidup lebih baik, membangun rumah tangga, dan membangun negara,” ujarnya.
Menutup pesannya, John Palinggi menyampaikan doa dan harapan bagi umat Islam yang merayakan Idul Fitri, termasuk yang akan mudik. “Dari hati yang terdalam, saya menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga membawa rahmat, taufik, hidayah, dan magfirah. Kepada yang mudik, semoga sampai dengan aman dan kembali bekerja dengan baik,” pungkasnya.
RPK FM