News
Page: 166
Tidak banyak yang bisa dilakukan Hikmawati, warga Balaroa, Palu yang mengungsi akibat gempa dan tsunami, Jumat pekan lalu. Tentu saja dia dan para tetangganya membutuhkan bantuan logistik secepatnya. Namun, lebih dari itu, mereka ternyata juga khawatir melihat kondisi anak-anak yang tak memiliki kegiatan jelas.
Tim Public Service Center (PSC) 119 Sulawesi Barat dan PSC 119 Palopo adalah tim kesehatan yang pertama menembus Kota Palu melalui darat. Pekerjaan pertama yang mereka lakukan adalah melakukan tindakan operasi di Rumah Sakit Donggala meski tidak ada listrik dan air.
Afrida (17) korban gempa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tertimbun reruntuhan bangunan Rumah Makan Dunia Baru selama 2 hari. Beruntung saat itu ia berhasil diselamatkan oleh tenaga kesehatan bersama tim Basarnas.
Tim gabungan dari Public Savety Center (PSC) 119 RS Wahidin dan Sulawesi Selatan, IDI Makassar, dan UNHAS serta Persatuan Bedah Orthopedi Indonesia (PABOI) telah melakukan operasi fraktur di RS Undata Palu. Dr. Sakti, koordinator PABOI menyebutkan bahwa tim gabungan telah tiba Sabtu, 1 hari setelah gempa.
Pascabencana gempabumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan Mamuju, Sulawesi Tengah, Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak Sabtu (29/09/2018) telah melakukan pemantauan atas konten negatif yang beredar di jaringan internet baik melalui situs maupun media sosial dan platform chatting.
RPK FM