Java Jazz Festival 2020 Siap Digelar

Written by on February 26, 2020

Optimisme ini ditunjukkan oleh Dewi Gontha, Presiden Direktur PT. Java Festival Production dihadapan para media dan jurnalis dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta (26/02/2020).

Dengan berbagai peristiwa yang terjadi baik dari luar negri seperti wabah virus Corona dan dari dalam negri terutama dari lokasi diadakannya Java Jazz Festival (JJF) yakni kota Jakarta dengan cuaca dan ancaman banjir, tidak mengurungkan niat dan Dewi Gontha beserta tim untuk tetap mengadakan JJF 2020.

“Dengan dukungan sponsor dan tim kerja, kami pingin Java Jazz itu tidak putus, itu adalah cara kita memberikan kembali kontribusi yang telah diberikan kepada kami. ” demikian alasan Dewi kepada awak media dan jurnalis. “Karena Java Jazz itu dari dulu, yang utama adalah karena musik itu berkembang, musisi kitapun mengikuti perkembangannya sehingga yang kita berikan adalah lahan untuk mempromosikan diri mereka.” lanjut Dewi.

Memasuki pagelaran yang ke 16 kalinya, JJF memang terbukti mampu memasarkan tidak hanya karya para musisi Internasional, namun juga musisi Indonesia tanpa melihat latar genre musiknya. Tidak hanya itu, selain penampilan para musisi di atas panggung, JJF 2020, juga menampilkan kurang lebih 44 tenant Food & Beverage (F&B) yang bisa dinikmati para pengunjung.

Dalam gelarannya kali inipun, ratusan musisi baik dari dalam maupun luar negri dipastikan siap untuk tampil baik dengan penampilan solo ataupun bersama grup dan juga dalam bentuk kolaborasi yang tampaknya hanya bisa disaksikan dalam event Java Jazz saja.

Suatu Kehormatan.

Dalam konferensi Pers ini juga dihadiri Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Dalam kesempatan yang diberikan, beliau menyampaikan bahwa, tetap diadakannya Java Jazz Festival saat ini merupakan suatu kebanggan.

“Bahkan di Eropa, banyak event yang dibatalkan dengan alasan yang sangat kuat dan engga ada yang bisa protes. Dan ini merupakan suatu kehormatan bagi kita (berlangsungnya JJF, -Red).” ujar Triawan yang sekarang menjabat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia.

Tidak hanya itu, Triawan juga berharap agar dalam pelaksanaannya kali ini, JJF juga bisa menunjukkan empatinya untuk Wuhan dengan memberikan sesuatu hal yang istimewa. “Kepada para musisi, mungkin yah, untuk nanti pada satu event, ada satu tribute untuk Wuhan. Para musisi ini membuat satu lagu yang dadakan yang bisa ditampilkan di Java Jazz. Itu menandakan bahwa kita hidup di dunia, kita hidup bersama, kita simpatik kepada mereka.” ujar Triawan yang juga adalah ayah dari penyanyi Indonesia, Sherina Munaf.

Pagelaran Java Jazz Festival yang ke 16 tahun 2020 ini diadakan pada tanggal 28 Feb – 1 Maret 2020 dan akan diselenggarakan di JiExpo Kemayoran, Jakarta.

Nama-nama seperti Harvey Mason “Chameleon”, Phil Perry, T-SQUARE, artis yang digemari generasi muda dan sedang naik daun seperti Omar Apollo, Kiana Ledé, RINI, Bruno Major dan The Free Nationals hingga grup musik legendaris The Jacksons dipastikan siap memeriahkan Java Jazz Festival 2020. at


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL
WhatsApp us
%d bloggers like this: