Wisuda UKI: Rektor Tekankan Lulusan Perguruan Tinggi sebagai Generasi Emas Bangsa

Written by on 13 November 2025

Jakarta, RPKFM – Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI), Prof. Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi merupakan sumber daya manusia unggul dan generasi emas yang menjadi penopang utama pembangunan bangsa di masa depan. “Dengan kecerdasan intelektual, karakter kuat, jiwa nasionalisme, dan kemampuan bersaing secara global, generasi muda mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa,” ujarnya dalam acara wisuda UKI Tahun Akademik 2024/2025 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu (12/11).

Dhaniswara menjelaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 menargetkan terwujudnya Indonesia sebagai negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Ia menegaskan, dua dekade ke depan diharapkan menjadi momentum transformasi menuju masyarakat yang modern dan sejahtera. “UKI memiliki misi pelayanan pendidikan tinggi untuk membentuk masyarakat yang mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” katanya.

Rektor juga menyampaikan perkembangan akademik UKI yang terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Saat ini UKI memiliki Program Studi Teknologi Informasi serta Keperawatan, dan tengah mempersiapkan pembukaan Prodi Bisnis Digital dan Doktor Manajemen. “Langkah ini adalah bagian dari strategi institusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, kemajuan ilmu pengetahuan, dan dunia kerja,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dhaniswara turut mengapresiasi berbagai capaian kampus. “Kami bersyukur UKI meraih akreditasi Unggul, dengan 13 program studi berstatus Unggul dan tiga di antaranya terakreditasi internasional. Berdasarkan peringkat Edurank, UKI berada di posisi ke-51 nasional,” ungkapnya.

Salah satu wisudawan, Ama Pardomuan Siringoringo dari Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, berbagi kisah inspiratifnya menggunakan tiga bahasa—Inggris, Mandarin, dan Indonesia. Ia mengaku awalnya kesulitan mempelajari bahasa Mandarin, namun tekad kuat membawanya berhasil. “Saya berjanji tidak akan menyerah. Setiap hari saya belajar hingga delapan jam untuk memahami dasar bahasa ini,” tuturnya.

Ama juga menekankan pentingnya proses dalam membentuk karakter. “Hasil akhir memang penting, tetapi perjuangan jauh lebih berarti. Berbagai kegiatan di kampus mengubah saya dari pribadi pendiam menjadi lebih percaya diri,” katanya. Ia pun bangga menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera UKI yang melatihnya untuk disiplin dan bertanggung jawab.

Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, SE., M.A., turut menyampaikan selamat kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi berperan penting dalam mencetak generasi yang cerdas, beretika, dan berkarakter. “Kami mendorong perguruan tinggi untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memastikan manfaat pendidikan dapat dirasakan masyarakat luas,” ujarnya. Henri juga memuji komitmen UKI dalam membentuk lulusan beriman, berintegritas, dan berorientasi pelayanan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam wisuda kali ini, sebanyak 35 lulusan menerima penghargaan atas prestasi akademik terbaik. Untuk program sarjana, IPK tertinggi 3,99 diraih oleh Salwa Zainum Muttaqim (Pendidikan Biologi), Santhya Anaomi Tamansa (Pendidikan Kimia), dan Mike Natanael Norend Mandagie (Hubungan Internasional). Dari program pascasarjana, Rilzanti Harulia (Magister Hukum) memperoleh IPK 3,98; Roedy Silitonga (Doktor Pendidikan Agama Kristen) dengan IPK 3,97; dan Lidiya Indria Wati (Manajemen Pajak) menjadi lulusan terbaik program diploma.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RPK FM

Education & Infotainment Station

Current track
TITLE
ARTIST

Positive SSL